Sebuah renungan…….
Dalam setiap kehidupan di dunia Tuhan selalu membekali dengan jiwa. Manusia, hewan maupun tumbuhan sejatinya memiliki jiwa. Jiwa yang membuat mereka tumbuh, besar dan berkembang.
Manusia sebagai mahluk yang utama di dunia ini diciptakan dengan berbagai kelebihan. Diberikan akhlak dan budi yang bisa di gunakan untuk membuat kehidupan seluruh umat manusia lebih baik. Dengan apa yang telah Tuhan berikan sejatinya tidak ada manusia bodoh di dunia ini, terlebih di hadapan Tuhan. Semua manusia adalah sama, yang membedakan adalah “kesempatan” yang dipengaruhi oleh banyak hal.
Jenderal Soeharto, Albert Einstein maupun mbah Marijan merupakan contoh kecil dari yang mewakili mereka yang mendapat kesempatan untuk di selalu dikenang, walaupun pendidikan mereka tidak setinggi Habibie maupun Bill Clinton. Hal ini menunjukkan “Manusia akan dikenang karena apa yang mereka perbuat, bukan apa yang mereka katakan”.
Kesempatan, dalam kehidupan manusia sangat di pengaruhi oleh Karma yang bersangkutan. Hindu mengenal Kharma Phala sebagai buah atau hasil dari suatu perbuatan. Sesungguhnya banyak yang tidak menyadari bahwa pikiran, perkataan dan perbuatan kita selalu menghasilkan “sesuatu” sesuai hukum sebab – akiba. Sebagai contoh adalah seorang yang bekerja maka akan mendapat pembayaran atas kerjanya.
Karma seseorang tidak akan pernah mati, begitu juga jiwanya. Ketika seseorang meninggal jiwanya beserta karma nya kembali kepada sang pencipta, sedangkan badan kasarnya kembali pada ibu pertiwi.
Tidak ada yang lebih baik yang bisa kita lakukan selain berpikir, berkata dan berbuat yang baik.
Om Santhi, Santhi, Santhi Om
